banner 728x250 . banner 728x250

Oknum Pengawas Proyek Pasar Keppe, Luwu Intimidasi Wartawan yang Hendak Meliput

ENEWSINDONESIA.COM, Luwu – Oknum Pengawas proyek Konstruksi Fisik Pembangunan Pasar Keppe II di Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu, Sulawesi-selatan bernama HS mengintimidasi wartawan berinisial SR yang hendak meliput kegiatan Pembangunan tersebut.

Tidak hanya itu, Wartawan ini juga dikonfrontir oleh pengawas proyek lainnya dan memaksa untuk memperlihatkan surat tugasnya meski identitas Persnya telah diperlihatkan.

banner 728x250

“Yang mana mau mulihat disini, mana surat tugasmu kalau tidak ada keluar,” Usirnya Hasan kepada media secara arogan.

Kemudian, terjadi cekcok mulut hingga intimidasi terhadap ST tersebut dan berakhir pada pengusiran rekan-rekan Wartawan di lokasi. Kejadian ini tidak berlangsung lama, Selasa, 5 Oktober 2021 sekitar pukul 13.30 wita.

Dari data yang dihimpun, terlihat rekaman yang memperdengarkan suara arogansi pihak pengawas kepada wartawan yang dibentak dan diusir dari lokasi proyek tersebut. Tidak hanya itu, suara inisial HS bersama rekannya juga menyebutkan jika pernah lokasinya didatangi oleh pihak Polda Sulsel bernasib sama alias diusir.

“Sedangkan kemarin dari Polda di sini na pulang,” bocor HS bersama rekannya.

Kata ST, situasi pada saat itu sudah tidak memungkinkan, “Saya terus melakukan upaya koordinasi, komunikasi serta klarifikasi, dan menjunjung tinggi etikad profesi, namun ditanggapi lain oleh pihak pengawas,” kata ST kepada media.

Setelah itu, HS terus mendorong Wartawan keluar dan terus memaksa untuk pulang, “kalau kamu tidak pulang maka saya paksa kau pulang,” katanya.

Karena HS dinilai berlebihan dan melakukan intimidasi terhadap Wartawan saat peliputan, korban ST melaporkan kejadian tersebut ke Polres Luwu atas dugaan pengancaman.

Sekedar diketahui, proyek Fisik Pembangunan Pasar Rakyat Keppe sudah menelan anggaran sebanyak 2,2 Miliar pada 2020 menggunakan APBN yang dimenangkan oleh CV Ananda Utama alamat Jl. Louhan Blok C 176 Kelurahan Salekoe Kecamatan Wara Timur, Palopo dengan kode tender 2930502.

Kemudian mendapatkan kembali kucuran anggaran pada 2021 sebanyak 4,1 Miliar menggunakan APBN yang dimenangkan oleh CV Adhitya Jl. Pattimura No. 7a Kota Palopo dengan kode tender 4273502.

Hingga berita ini diturunkan, Redaksi kesulitan mengkonfirmasi pihak terkait sehingga menunggu klarifikasi.

Ashar Abdullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *