Lima Tahanan Kabur dari Polres Barru Kembali Diringkus Polisi

Foto: Dua tahanan yang diamankan di Bombana oleh tim gabungan.

ENEWSINDONESIA.COM, BARRU ▪︎ Lima tahanan yang kabur dari Polres Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel), berhasil ditangkap kembali. Kelima tahanan tersebut ditangkap di beberapa lokasi yang berbeda.

Kapolres Barru AKBP Dodik Susianto menjelaskan, penangkapan kelima pelaku melibatkan personel gabungan setelah melakukan serangkaian penyelidikan dan pengejaran.

banner 728x250      
 

Diakatakannya, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan beberapa Polres jajaran Polda Sulsel dan jajaran Polres Polda Sulbar dan Polda Sultra.

“Kami juga sempat melakukan pencegahan di beberapa pelabuhan. Seperti di Pelabuhan Awwerange, Pelabuhan Pare dan Pelabuhan Sipolo, ” ungkapnya, Selasa (11/6/2024).

“Kita bagi tim, jadi dua ditangkap di Makassar, satu di Parepare, dan duanya lagi di Bombana,” sambungnya.

Kronologi Penangkapan

Dodik menguraikan, pada Jumat 7 Juni pukul 15.30 Wita, pihaknya berhasil mengamankan Muh. Z Al Qadri di daerah Lorong Rambutan, Keluraha Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya Makassar. Di hari yang sama kata Dodik, tim kembali mendapatkan informasi terkait keberadaan lelaki Hasrullah alias Badol.

“Sehingga tim gabungan berhasil mengamankan Hasrullah di Jl Mattirotasi, Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare,” bebernya.

Lebih lanjut ia memaparkan, pada Minggu tanggal 9 Juni 2024 pukul 23.00 Wita, pihaknya kemudian mendapatkan informasi terkait keberadaan dua orang tahanan lainnya, yakni Herdi dan Munir.

“Kami berhasil mengamankan kedua pelaku, pada Senin (10/6) di Rumah-rumah Kebun milik Wawan di Dusun Tondopi, Desa Puuwonua, Kecamatan Tontonunu Kabupaten Bombana,” ungkapnya.

Di lokasi berbeda lanjut Dodik, pihaknya berhasil mengamankan Rais, pada Senin (10/6) di Desa Panyangkalang Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa,” katanya.

Cara Kelima Tahanan Kabur

Dodik memaparakan cara kelima tahanan ini kabur berdasarkan hasil interogasi dari beberapa tersangka yang berhasil diamankan sebelumnya.

Dodik menyebut, awal mula munculnya ide melarikan diri itu dari Herdi alias Jenggo dan Munir.

“Mereka berusaha kabur dengan cara menggesek tembok dengan menggunakan sendok. Karena keras akhirnya menyuruh pacar Hasrullah alias Badol untuk membawa obeng yang dibawa masuk pada tanggal 30 Mei 2024,” ungkapnya.

Saat itu, para pelaku mulai melubangi tembok sejak bulan Maret (bulan puasa). Selain Obeng, para pelaku juga menggunakan cuka untuk membasahi dinding tembok. Dimana cuka tersebut di bawa oleh Isteri Munir.

“Sebelum pelarian, Herdi telah menghubungi adiknya untuk di jemput di Barru pada saat pagi hari dan menunggu ditelepon oleh Herdi terkait waktunya, ” ujar Dodik.

Kini, kelima tahanan kabur itu kembali meringkuk di sel tahanan Polres Barru untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah lima tahanan kasus narkoba di rutan Mako Polres Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel) kabur dengan cara menjebol tembok sel sekira pukul 04.30 Wita, Ahad (2/6/2024) kemarin.

Lima tahanan yang kabur itu adalah Hasrullah (38), Muh. Z Al Qadri (22), Herdi (30), Munir (41) dan Raisdar (35).

banner 728x250   banner 728x250   banner 728x250  

Tinggalkan Balasan