banner 728x250 . banner 728x250

Kepulauan Mentawai Kembali Diguncang Gempa 2 Kali di Atas 5.0 SR

Enewsindonesia.com — Hari ini, Senin (19/10/2020), Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat kembali diguncang gempa sebanyak 2 kali. Lebih buruknya lagi adalah kekuatan gempanya melebihi 5,0 Skala Richt (SR). Rahmat Troyono, selaku Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan bahwa beruntungnya gempa tersebut tidak berpotensi menyebabkan tsunami.

Beliau menjelaskan bahwa gempa yang terjadi pada pukul 14.31.30 WIB dan 14.47.22 WIB di area Pagai Selatan ini menunjukkan parameter update magnitudonya sebesar 5,6 dan 5,7 SR. Sementara itu, untuk episenter berada dalam koordinat 3,36 LS – 100,29 BT & 3,31 LS – 100,40 BT.

banner 728x250

Lebih tepatnya gempa tersebut berada di laut dengan jarak sejauh 33 km dari arah barat daya Pulau Pagai Selatan, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Sedangkan kedalaman gempanya dari laut mencapai 13 km dan juga 17 km.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng di Pagai Selatan, Kepulauan Mentawai. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa tersebut memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” ungkap Rahmat Triyono saat dikutip dari Antara.

Guncangan gempa yang terjadi di kawasan Painan, Padang, Mukomuko, dan Mentawai dalam skala II-III MMI merupakan getaran yang nyata bisa dirasakan didalam rumah. Getaran tersebut terasa seperti sedang ada truk yang lewat.

Sementara itu, untuk guncangan  gempa yang dirasakan di kota Bengkulu, Bengkulu Utara, dan Kepahiang dalam skala I-II MMI ini dirasakan oleh sejumlah orang juga. Hal tersebut semakin terasa saat melihat ada beberapa benda ringan mulai bergoyang ketika digantung di dinding.

Sampai sejauh ini, belum ada laporan tentang dampak kerusakan yang terjadi akibat dari gempa bumi tersebut. Untuk itu beliau menghimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh terhadap isu yang kebenarannya tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Selain itu, warga setempat juga dihimbau supaya menjauh dari semua bangunan yang rusak atau retak akibat dari gempa tersebut. Sehingga mereka bisa tetap aman dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *