Handak Jenis Mortir Diduga Peninggalan Nippon, Hebohkan Warga Sibulue, Bone

  • Bagikan

BONE, ENEWSINDONESIA.COM – Warga Dusun Cumene, Desa Sumpang Minangae, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone, Sulawesi-Selatan dihebohkan dengan penemuan Bahan Peledak (HANDAK) jenis Mortir.

Dari data yang dihimpun, Mortir tersebut pertama kali ditemukan oleh Mansyur alias Ancu umur 25 Tahun pekerjaan Sopir Eskavator alamat Dusun Cumene, Desa Sumpang Minangae, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone sewaktu menggali dan membersihkan empangnya sekitar 2 bulan yang lalu tepatnya Bulan Mei 2021.

Namun Mansyur mengabaikan hal itu dan membiarkan barang tersebut di tepi empangnya

Pada hari Jum’at Tanggal 23 Juli 2021, Aripin yang juga merupakan warga setempat mengetahui hal itu melaporkan kepada Babinsa dan Babinkamtibmas Desa Sumpang Minangae.

Adapun ciri-ciri Mortir tersebut:

– Warna Coklat berkarat
– Panjang kurang lebih 1 meter
– Diameter 1 meter
– Berat kurang kebih 100 Kg

Babinsa Sibulue, Sertu Andi Rustang saat dikonfirmasi oleh Enewsindonesia.com menerangkan bahwa mortir tersebut diduga peninggalan jaman Jepang.

“Hingga saat ini barang tersebut masih ada di TKP dan menunggu proses evakuasi. Mortir tersebut diduga peninggalan jaman Jepang. Sementara kami menunggu pihak dari Polres Bone. Saat ini di lokasi sudah hadir Danramil Sibulu’e dan Kapolsek Sibulu’e,” ujar Sertu Andi Rustan melalui telpon seluler, Jum’at (23/7/2021).

Menurut keterangan warga, pada saat barang ditemukan pertamakali, mortir tersebut mengeluarkan asap dan ujung terlepas.

Penulis: Abdul Muhaimin

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250