Mamuju  

Dewan Dorong Ketapang Mamuju Punya Alat Uji Keamanan Pangan

Enewsindonesia.com, Mamuju : Komisi II DPRD Mamuju mendorong Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) memiliki alat uji keamanan pangan sendiri.

Mengemuka dalam rapat pembahasan Rencana Kerja Anggaran (RKA) Ketapang Mamuju, di Gedung DPRD Mamuju, Kamis 21 November 2019.

 
 

Sekretaris Ketapang Mamuju, Mansyur mengungkapkan, selama ini pengujian sampel masih menggunakan alat Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Kondisi itu dinilai kurang efektif jika terus-terusan menumpang jika hendak melakukan uji sample.

“Kalau punya alat sendiri dan ketersediaan SDM, saya kira lebih bagus lagi. Kinerja Ketapang bisa lebih maksimal untuk menjaga keamanan pangan bagi masyarakat,” kata Mansyur.

Menurutnya, alat pengujian itu diproyeksi senilai Rp 40 juta. Harga itu di luar dari alat lain yang digunakan dalam melakukan uji sample. Sementara Ketapang Mamuju tak memiliki anggaran yang memadai untuk pengadaan alat tersebut.

“Ketapang pernah usulkan di 2018. Kisaran harga itu belum masuk reagennya. Saya kira kalau disokongt anggaran dua kali lipat dari anggaran itu, saya kira sudah bisa,” tandasnya.

Anggota Komisi II DPRD Mamuju, Ado Mas’ud mengungkapkan, jika Ketapang Mamuju serius mengawasi keamanan pangan, maka DPRD Mamuju akan menyokong upaya itu. Termasuk mencari alternatif biaya pengadaan alat uji tersebut.

“Anggaran itu nanti kita perjuangkan di Banggar. Ini penting supaya masyarakat, termasuk kami, tidak mengkonsumsi pangan berbahaya,” beber Ado.

Apalagi, kata dia, anggaran berkisar Rp 40 juta itu tidak terlalu banyak. Ketapang bisa mengalihkan program yang dinilai kurang mendesak.

“Kalau perlu pakai anggaran perjalan dinas dewan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

error: waiittt