NTT, Sikka  

BPD Desa Waira: Bantuan Ternak Terkendala Oleh Supplier

ENEWSINDONESIA.COM, NTT – Ketua BPD Desa Waira Adrianus Rinto menuturkan terkait bantuan ayam ternak yang belum disalurkan ke masyarakat seharusnya sudah terealisasi bulan November ini. Sebab hasil kesepakatan pemerintah desa (Pemdes) dengan supplier batas waktunya sampai tanggal 21 November 2022 kemarin.

“Bantaun tersebut harusnya sudah terealisasi bulan ini akan tapi sampai akhir batas waktu yang sudah kami sepakati bersama, supplier tidak dapat menyediakan ayam ternak sesuai anggaran yang sudah dia terima,” ungkap Adrianus, Kamis (24/11/2022).

 
 

Ia melanjutkan, agar hal ini tidak menimbulkan pertanyaan di masyarakat, BPD dan Pemdes mendatangi rumah Rovin (supplier) pada tanggal 19/11/2022.

“Tapi hasilnya nihil sebab Rovin tidak berada di rumahnya,” katanya.

Untuk memperjelas masalah ini, kata Adrianus, Pemdes, BPD, Babinsa, dan Babinkamtibmas sepakat untuk memanggil Rovin melalui surat panggilan yang dikeluarkan oleh Pemdes.

“Kami sudah sepakat untuk mengeluarkan surat panggilan untuk saudara Rovin agar bisa hadir di kantor desa untuk menjelaskan dan mempertanggung jawabkan apa yang sudah menjadi kesepakatan yang tertuang dalam surat perjanjian kerja (SPK),” ujarnya.

“Pemerintah Desa berharap Rovin bisa hadir memenuhi panggilan dan kalau memang Rovin tidak mengindahkan panggilan dari Pemdes dan BPD maka akan diambil tindakan yang lebih tegas lagi,” sambunbnya.

Dia berharap masyarakat bisa sedikit bersabar dan memberikan waktu kepada pihak pemerintah agar masalah ini bisa terselesaikan.

Sebelumnya diberitakan, warga Desa Waira kecamatan Kewapante kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur mengeluhkan janji Pemdes terkait bantuan ayam ternak yang belum tersalurkan hingga saat ini. (Ma’mun El Bahri)

Tinggalkan Balasan

error: waiittt